Pusat edukasi

Tutorial 01 · Pengolahan organik

Pupuk organik cair.

Ubah sisa buah dan sayur menjadi larutan hasil fermentasi untuk tanah. Ikuti takaran, beri ruang gas, dan selalu encerkan sebelum digunakan.

± 7 menit baca14–30 hari fermentasiPendampingan dewasa
01 Potong bahan organik02 Larutkan gula03 Sisakan ruang gas04 Fermentasikan05 Saring dan encerkan01 Potong bahan organik02 Larutkan gula03 Sisakan ruang gas04 Fermentasikan05 Saring dan encerkan

Tonton dulu

Pahami proses sebelum mencampur.

Video rujukan dibuka melalui YouTube setelah Anda menekan tombol putar. Setelah menonton, ikuti takaran tertulis dan sesuaikan dengan arahan penyuluh setempat.

Video materi · BPPSDMP Kementan RI

Pembuatan pupuk organik cair

Konten video berasal dari kanal penyedia. YouTube tidak dimuat sebelum tombol dipilih.

Rujukan video: BPPSDMP Kementan RIBuka langsung di YouTube ↗

Sisa buah dan sayur

Gunakan bahan segar yang belum tercampur minyak, daging, susu, garam berlebih, atau bahan kimia.

Gula merah atau molase

Siapkan sekitar 100 gram sebagai sumber gula untuk membantu proses fermentasi.

Air bersih

Gunakan sekitar tiga liter air. Jika memakai air berkaporit, endapkan terlebih dahulu.

Wadah plastik bertutup

Pilih wadah yang bersih, tidak bocor, dapat diberi label, serta menyisakan ruang untuk gas.

Langkah visual

Kerjakan satu demi satu.

Geser halaman untuk mengikuti alur. Kartu yang sedang dibaca akan aktif dan visualnya terus bergerak sebagai penanda proses.

01

Siapkan bahan organik

Pilah sisa buah dan sayur, buang bagian yang berjamur atau terkontaminasi, lalu potong kecil agar penguraian lebih merata.

  • Jangan mencampurkan plastik, logam, minyak, daging, atau cairan pembersih.
  • Gunakan sarung tangan dan alat potong dengan pengawasan orang dewasa.
02

Larutkan sumber gula

Campurkan gula merah atau molase ke dalam air bersih. Aduk sampai larut agar dapat menyebar lebih merata di dalam wadah.

03

Masukkan ke wadah

Gabungkan bahan organik dan larutan gula. Jangan mengisi wadah sampai penuh; sisakan ruang kosong untuk gas fermentasi.

  • Tulis tanggal mulai pada label.
  • Gunakan wadah plastik yang memang diperuntukkan bagi penyimpanan bahan.
04

Fermentasikan di tempat teduh

Tutup wadah dan simpan selama 14–30 hari. Pada awal fermentasi, buka tutup sangat singkat secara berkala untuk mengurangi tekanan gas, kemudian tutup kembali.

  • Jauhkan dari api, sinar matahari langsung, serta jangkauan anak.
  • Jangan mendekatkan wajah saat membuka wadah.
05

Saring, encerkan, lalu uji

Saring cairan. Untuk penggunaan awal, campurkan kira-kira satu bagian cairan dengan dua puluh bagian air, lalu uji pada sedikit tanah atau tanaman terlebih dahulu.

  • Jangan diminum atau digunakan pada tubuh.
  • Hentikan penggunaan bila tanaman menunjukkan reaksi buruk.

Perhatian: hasil fermentasi rumahan dapat berbeda. Jangan gunakan cairan yang menunjukkan kontaminasi mencurigakan, tekanan wadah berlebihan, atau bau busuk menyengat yang tidak wajar. Bila ragu, minta arahan penyuluh pertanian atau petugas lingkungan.

Checklist sebelum mulai

Pastikan semuanya siap.

Centang setiap poin. Progress hanya tersimpan selama halaman ini terbuka.

0 dari 5 siap